Penularan TBC

Tuberkulosis atau TBC adalah salah satu penyakit paru yang sering dibicarakan. Penyebab penyakit ini adalah kuman TBC. Saat batuk dan bersin, penderita TBC menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman tersebut dapat bertahan di udara pada suhu kamar selama beberapa jam.

Penyakit TBC dapat ditularkan melalui :

- Batuk atau bersinnya penderita TBC. Kuman akan tersebar melalui udara dalam bentuk percikan ludah (droplet infection).

- Kita akan tertular ketika menghirup udara yang mengandung kuman tersebut ketika kita bernapas, apalagi jika kita belum mendapatkan vaksinasi BCG.

Penularan dapat terjadi jika droplet tersebut terhirup saluran pernapasan orang lain. Setelah masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan, kuman TBC menyebar dari paru ke organ tubuh lainnya, melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfe, saluran napas dll. Daya penularan dari seorang penderita ditentukan oleh banyaknya kuman yang dikeluarkan dari paru. Makin tinggi derajat positif hasil pemeriksaan dahak, makin menular penderita tersebut. Bila hasil pemeriksaan dahak negatif (tidak terlihat kuman), maka penderita tersebut dianggap tidak menular. Selain itu, kemungkinan seseorang terinfeksi TBC ditentukan oleh konsentrasi droplet dalam udara dan lamanya menghirup udara.

Penyakit TBC tersebar di seluruh duia dengan sepertiganya telah terinfeksi, disamping banyak kasus baru (insidensi) sekitar 8 juta per tahun dengan angka kematian meningkat sampai 2-3 juta manusia per tahun. Dilaporkan bahwa di seluruh dunia setiap 18 detik ada seorang yang meninggal akibat penyakit ini. TBC merupakan penyakit infeksi yang paling mematikan dan penyebab kematian nomor dua akibat penyakit infeksi tunggal, setelah penyakit jantung.

Di Indonesia dengan prevalensi TBC positif 0,22% (laporan WHO 1998), penyakit ini merupakan salah satu penyakit rakyat penting yang tiap tahun mengambil banyak korban. Jumlah penderita di Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar setelah India dan China, dengan angka kematian sebesar 175.000 per tahun dan kasus baru 450.000 per tahun. Pada setiap 100.000 penduduk ada 125 penderita tuberkulosis yang menular. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) di Indonesia setiap empat menit satu orang meninggal atau ekivalen dengan sekitar 400 kematian setiap hari akibat TBC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>